Governesia.com, INDONESIA – Forbes Real-Time Billionaires per tanggal 26 September 2025 merilis daftar orang terkaya di Indonesia.
Dimana dalam 10 orang terkaya di Indonesia terdapat 2 wajah baru, yakni Mochtar Riady dan Haryanto Tjiptodihardjo.
Dilansir dari Kontan, peringkat pertama masih ada Prajogo Pangestu dengan kekayaan senilai US$ 38,7 miliar (Rp 648,2 triliun).
Kekayaan Prajogo terlihat naik cukup signifikan dari US$ 33,5 miliar (Rp 585,3 triliun) yang dicatat oleh Forbes pada awal September.
Di peringkat kedua pun masih ada Low Tuck Kwong. Pendiri Bayan Resources saat ini tercatat memiliki kekayaan senilai US$ 24,9 miliar (Rp 417,0 triliun).
Nilai kekayaan Low terlihat turun dari US$ 25,0 miliar (Rp 412,2 triliun) yang tercatat pada awal September. Nilainya dalam rupiah terlihat lebih tinggi berkat nilai tukar yang sedang dalam tren positif.
Ada dua nama baru dalam daftar ini. Mereka adalah Mochtar Riady dan Haryanto Tjiptodihardjo.
Mochtar Riady, sang pemimpin kerajaan bisnis Lippo Group, tercatat memiliki kekayaan US$ 6,5 miliar (Rp 108,8 triliun).
Sementara itu, kekayaan Haryanto Tjiptodihardjo ada di angka US$ 5,9 miliar (Rp 98,8 triliun).
Pada awal September, posisi 9 dan 10 jadi milik Han Arming Hanafia dari DCI Indonesia dan Agoes Projosasmito dari Amman Mineral. Sekarang, keduanya terlempar keluar dari 10 besar.
Berikut data lengkap, daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes:
1. Prajogo Pangestu
– Akhir September: US$ 38,7 miliar (Rp 648,2 triliun)
– Awal September: US$ 33,5 miliar (Rp 585,3 triliun)
– Status: Pendiri PT. Barito Pacific Tbk
2. Low Tuck Kwong
– Akhir September: US$ 24,9 miliar (Rp 417,0 triliun)
– Awal September: US$ 25,0 miliar (Rp 412,2 triliun)
– Status: Pendiri dan Presiden Direktur Bayan Resources
3. R. Budi Hartono
– Akhir September: US$ 19,6 miliar (Rp 328,3 triliun)
– Awal September: US$ 20,2 miliar (Rp 333,0 triliun)
– Status: Pemilik Djarum Group
4. Michael Hartono
– Akhir September: US$ 18,8 miliar (Rp 314,9 triliun)
– Awal September: US$ 19,4 miliar (Rp 319,9 triliun)
– Status: Pemilik Djarum Group
5. Otto Toto Sugiri
– Akhir September: US$ 12,6 miliar (Rp 211,0 triliun)
– Awal September: US$ 14,9 miliar (Rp 245,7 triliun)
– Status: Pendiri dan CEO DCI Indonesia
6. Dato’ Sri Tahir dan keluarga
– Akhir September: US$ 10,4 miliar (Rp 174,2 triliun)
– Awal September: US$ 8,5 miliar (Rp 140,1 triliun)
– Status: Pendiri Mayapada Group
7. Marina Budiman
– Akhir September: US$ 9,2 miliar (Rp 154,1 triliun)
– Awal September: US$ 10,9 miliar (Rp 179,7 triliun)
– Status: Pendiri dan Presiden Komisaris DCI Indonesia
8. Sri Prakash Lohia
– Akhir September: US$ 8,8 miliar (Rp 147,4 triliun)
– Awal September: US$ 8,8 miliar (Rp 143,4 triliun)
– Status: Pendiri dan Ketua Indorama Corporation
9. Mochtar Riady dan keluarga
– Akhir September: US$ 6,5 miliar (Rp 108,8 triliun)
– Awal September: –
– Status: Pendiri Lippo Group
10. Haryanto Tjiptodihardjo
– Akhir September: US$ 5,9 miliar (Rp 98,8 triliun)
– Awal September: –
– Status: Pemilik Impack Pratama Industri
(REDAKSI)
Source: Kontan.co.id













1 komentar