Governesia.com, SULAWESI UTARA – Pemerintah daerah mau tidak mau harus berkreasi dan mencari solusi terbaik menyusul adanya Pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, yang berdampak pada kekurangan fiskal.
Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay pun harus mencari cara untuk menambah pendapatan asli daerah agar dapat menambal kekurangan anggaran.
Menyikapi itu, Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka membeberkan salah satu solusi yakni Tambang Rakyat.
Tumbelaka tekankan, Tambang rakyat adalah solusi untuk menambal kekurangan dana di Sulut.
“Saat ini potensi tambang rakyat tidak terkelola dengan baik. Nah, dari dulu juga pak jems tuuk telah berkoar-koar soal itu,” Ungkap Abang Taufik, Rabu (15/10/2025) di Manado.
Lanjut Taufik, mungkin ini momentum yang tepat, Gubernur Yulius harus memberi perhatian. Nah, yang dibutuhkan saat ini adalah kreativitas dan inovasi. Hal itu yang dari dulu ditawarkan Jems Tuuk, bahwa ada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Waktu Covid-19 lalu Pak Jems Tuuk sempat mengusulkan Diskresi mengenai tambang rakyat,tapikan hanya bicara aturan. Aturan itu kan harus kreatif, dicari titik-titik yang bisa masuk. Itu kelemahan dari jajaran pemprov saat itu,” Jelasnya.
Ia menuturkan, apa yang disuarakan “diketuk palu saja” oleh DPRD. Itu kalau memang mau pro rakyat. Persoalan besar sekali itu, ada data-data per kabupaten/kota berapa yang terpangkas TKD.
“Kita saat ini termanjakan dengan TKD,” Singkatnya.
Dirinya pun harapkan solusi yang dibeberkan sejak lama yakni tambang rakyat ini harus menjadi fokus pemprov Sulut. Bila ini berjalan, Tarusan Milliar bahkan Triliunan PAD akan masuk ke daerah.
“Pemerintah mestinya harus berterima kasih kepada pak Jems Tuuk yang menghadirkan solusi tambang rakyat ini guna mengatasi pemangkasan TKD. Ide ini mahal,” Ucapnya.
“Solusi yang ditawarkan ini juga kan adalah janji politik dari Gubernur Sulut. Saya rasa ini sinkron dengan keadaan saat ini,” Sambungnya.
Bila pemprov serius, Taufik Tumbelaka saat ini baru menemukan 1 nama untuk mengelola tambang rakyat lewat BUMD yakni Jems Tuuk.
“Pak Jems punya track record yang jelas, karena ini masalah integritas dan komitmen. Tapi kedepan bila ternyata hanya satu nama ini yang memenuhi, kiranya pak jems berkenan. Karena ini bukan masalah jabatan tapi pengabdian,” Tutup Abang.
(REDAKSI)















1 komentar